Melihat Lebih Dekat Rencana Program Perumahan Para Capres-Cawapres 2024

Graha Agung, Pilihan Tepat Rumah Kost di Malang

Program Perumahan Para Capres-Cawapres – Permasalahan perumahan merupakan salah satu isu yang selalu menghantui Indonesia. Masalah ini tak kenal waktu dan terus berlangsung hingga saat ini.

Oleh karena itu, perumahan menjadi salah satu fokus utama dalam visi dan misi para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan bertarung dalam pemilihan presiden 2024.

Dalam upaya memahami rencana mereka terkait perumahan, inilah program-program yang telah diusung oleh tiga pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin), Ganjar Pranowo-Mahfud Md (Ganjar-Mahfud), dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran).

1. Anies-Cak Imin: Mewujudkan Kemudahan Akses Hunian

Pasangan Anies-Cak Imin memiliki visi untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan biaya hidup yang terjangkau melalui kemandirian pangan, ketahanan energi, dan kedaulatan air. Mereka merancang program perumahan yang mencakup:

Menyediakan Hunian Layak

Anies-Cak Imin berkomitmen untuk menyediakan hunian yang layak, terletak dekat dengan pusat kota, dan terjangkau bagi semua kalangan, termasuk anak muda dan pekerja informal.

Program KPR Bersubsidi

Mereka juga akan menyediakan program KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk anak muda yang belum memiliki rumah.

Sistem Sewa Terjangkau

Selain itu, program mereka mencakup penyediaan hunian layak dengan sistem sewa yang terjangkau.

Anies-Cak Imin juga memiliki agenda khusus yang disebut “28 Simpul Kesejahteraan,” yang akan memberikan manfaat kepada 28 kelompok masyarakat, termasuk Generasi Z (Gen Z) dan Millenial.

Bagi Gen Z dan Millenial, pemerintahan Anies-Cak Imin berencana untuk menyediakan minimal 2 juta hunian terjangkau di pusat kota yang terhubung dengan transportasi umum.

Mereka juga menargetkan untuk mengurangi backlog kepemilikan rumah dari sekitar 10,5 juta pada tahun 2022 menjadi 8 juta unit pada tahun 2029.

Baca Juga: Rahasia Sukses dalam Menata Ruang Keluarga: 5 Tips Jitu untuk Kenyamanan Maksimal

2. Ganjar-Mahfud: Rumah Kita-10 Juta Hunian dan Program Kampung Sehat

Pasangan Ganjar-Mahfud memiliki program perumahan yang mereka sebut “Rumah Kita-10 Juta Hunian.”

Program ini bertujuan untuk membangun hunian baru atau merenovasi rumah seperti rumah sederhana, rusunami (rumah susun sederhana), rusunawa (rumah susun sewa), dengan ketersediaan lahan yang strategis dan terjangkau dari pusat perekonomian serta transportasi umum.

Program Rumah Kita-10 Juta Hunian diberikan prioritas kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pekerja sektor informal, buruh, dan anak muda. Mereka juga menawarkan skema pembiayaan yang mudah dan terjangkau.

Selain program perumahan, Ganjar-Mahfud juga memiliki program “Kampung Sehat” yang bertujuan untuk memperbaiki kampung-kampung kumuh di desa dan kota dengan menyediakan hunian yang layak, sanitasi sehat, air minum yang bersih, fasilitas umum dan sosial yang memadai, serta ruang terbuka hijau yang mencukupi.

Mereka juga menciptakan program “4T Terintegrasi” yang menghubungkan tempat tinggal, tempat kerja, trotoar yang ramah bagi pejalan kaki, dan transportasi publik yang masif, nyaman, murah, dan tepat waktu.

Baca Juga: Gen Z Semakin Tertarik pada Properti: Apa yang Menjadi Pilihan Mereka?

3. Prabowo-Gibran: Mewujudkan Rumah Murah dan Sanitasi untuk Semua

Pasangan Prabowo-Gibran memiliki 17 program prioritas, di mana sektor perumahan menjadi salah satu yang sangat penting.

Dalam program prioritas mereka, Prabowo-Gibran berkomitmen untuk menjamin rumah murah dan sanitasi yang layak bagi masyarakat desa dan rakyat yang membutuhkan. Mereka percaya bahwa tempat tinggal yang layak dan terjangkau adalah hak dasar setiap warga negara.

Mereka berencana membangun atau merenovasi sebanyak 40 rumah per desa atau kelurahan per tahun, yang diharapkan akan mencapai 3 juta rumah mulai tahun kedua masa pemerintahan mereka.

Selain itu, Prabowo-Gibran juga berfokus pada percepatan penyediaan perumahan bagi rakyat Indonesia yang belum memiliki tempat tinggal.

Pemilihan presiden tahun 2024 akan menjadi momen penting dalam sejarah Indonesia, dan program perumahan dari para calon presiden dan calon wakil presiden menjadi aspek penting dalam pertimbangan pemilih.

Dalam upaya mengatasi permasalahan perumahan yang masih berkepanjangan, masyarakat pun memiliki harapan besar kepada calon pemimpin untuk mewujudkan akses terjangkau ke hunian yang layak, memperbaiki kampung-kampung kumuh, dan memastikan bahwa semua warga negara memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Semua pasangan calon presiden-calon wakil presiden diharapkan untuk memenuhi harapan ini yaitu Perumahan Para Capres-Cawapres dan juga dengan program-program perumahan yang telah mereka rancang.